Data Center: Pengertian, Syarat dan Cara Membuatnya

Data Center: Pengertian, Syarat dan Cara Membuatnya

Data Center atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan pusat data merupakan sebuah fasilitas yang dimanfaatkan untuk berbagai keperluan yang berhubungan dengan sistem serta berbagai komponen komputer, seperti telekomunikasi dan penyimpanan data.

Pusat data pada umumnya akan berhubungan dengan catu daya redundan atau cadangan data, pengontrolan lingkungan, hingga mengamankan dan mencegah bahaya yang berasal dari virus atau malware. Bukan hanya itu saja, fungsi data center lainnya adalah untuk menyimpan server untuk berbagai keperluan database atau website.

Pada sebuah bangunan data center terdapat berbagai ratusan hingga ribuan server yang tersusun rapi pada sebuah rak. Selain itu, pada data center juga diletakkan berbagai fasilitas pendukung, seperti pendingin udara, sistem keamanan, sistem catu daya, dan beberapa fasilitas lainnya sedetail mungkin.

Tips Penting Sebelum Membuat Data Center

Sebelum membuat data center, terdapat beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan agar desain dan perencanaan dapat disiapkan secara matang. Beberapa hal tersebut, antara lain yaitu:

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Server Down Pada Sebuah Website

1. Tempatkan pusat data di lokasi yang aman dan telah memenuhi berbagai syarat bangunan untuk penyimpanan data center

2. Memiliki sistem cadangan daya energi, pengatur suhu, hingga komunikasi data

3. Telah menerapkan tata kelola sesuai dengan standar pusat

Salah satu contoh penerapan data center yang baik adalah wordpress yang merupakan CMS untuk pembuatan blog atau artikel. WordPress merupakan salah satu CMS yang paling banyak digunakan di dunia sehingga memerlukan pusat data yang banyak agar mampu melayani banyak penggunanya. Namun untuk server pusatnya sendiri berlokasi di Illinois dan Dallas, Amerika Serikat.

Fungsi Data Center dalam Sebuah Bisnis

Data center pada sebuah infrastruktur IT merupakan prioritas utama. Saat ini, pusat data dilihat bukan hanya sebagai fasilitas eksternal saja namun justru sebagai tolok ukur bisnis. Jika skala bisnis perusahaan Anda besar, maka pusat data memiliki fungsi yang cukup penting. Sebab, jika terdapat gangguan yang dialami pada sistem operasinya, maka akan langsung berdampak pada bisnis Anda jika tidak mempunyai cadangan yang efisien.

Selain itu, data center yang terdiri dari jaringan komputer serta penyimpanan data, tentunya tergolong sebagai fasilitas penting bagi sebuah bisnis atau organisasi karena berfungsi untuk melakukan penyimpanan dan pemrosesan data pelanggan, hingga menyebarkan seluruh data-data tersebut dalam jumlah yang banyak. 

Pada infrastruktur IT, pusat data mempunyai fungsi sebagai principal repositories dan telah mencakup berbagai macam kebutuhan, seperti subsistem penyimpanan, server, router, firewall, networking switches, hingga pemasangan kabel serta rak untuk mengatur berbagai peralatan IT.

Fasilitas Pendukung Data Center

Agar data center yang Anda buat tidak mengalami kendala, maka dibutuhkan beberapa fasilitas pendukung, antara lain yaitu:

1. Sumber daya listrik

Salah satu fasilitas penting yang wajib Anda perhatikan sebelum membuat sebuah data center atau pusat data adalah sumber daya listrik. Pastikan bahwa sumber daya listrik pada bangunan atau calon tempat data center memiliki sumber daya listrik yang besar dan baik. Hal ini bertujuan agar jika terjadi pemadaman listrik, data center dapat terus beroperasi dengan baik karena telah memiliki sistem power supply otomatis yang terhubung ke generator diesel sehingga listrik tidak akan langsung padam dan mengganggu data center.

2. Keamanan

Baca Juga: Arti Localhost Server dan Seberapa Pentingnya Bagi Website Anda

Sebagai pusat data dari segala informasi, tentunya membuat data center menjadi santapan empuk bagi para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencuri atau meretas pusat data Anda. Karena itu, dibutuhkan sistem keamanan yang terbaik dan terpercaya agar mampu menjamin seluruh data di dalamnya. Sangat direkomendasikan untuk dapat menggunakan akses fisik untuk dapat mengontrol penuh pusat data, hingga konfirmasi identitas melalui biometrik untuk menjaga seluruh data Anda tetap aman.

3. Sistem pemrosesan dan penyimpanan

Ketika memproses serta menyimpan data, dibutuhkan kecepatan yang sangat tinggi. Karena itu dibutuhkan prosesor multicore terbaru agar mampu melayani pemrosesan data dalam hitungan jam. Selain itu, dibutuhkan juga penyimpanan tambahan yang berfungsi untuk menampung data jika suatu saat penyimpanan data penuh.

4. Bandwidth

Kebutuhan bisnis yang semakin meningkat, tentunya sejalan dengan kebutuhan pendukung. Jika bisnis online Anda semakin berkembang, maka sudah pasti kebutuhan bandwidth semakin meningkat. Belum lagi jika pada proses marketingnya menggunakan beberapa data tambahan, seperti foto, video, dan lain-lain. Karena itu, pastikan bandwidth yang Anda miliki benar-benar telah sesuai dengan kebutuhan Anda.

Syarat Pembuatan Data Center

Setelah mengetahui dan memahami pengertian pusat data hingga fasilitas pendukung apa saja yang dibutuhkan dalam pembuatan pusat data, maka Anda perlu juga mengetahui dan memahami syarat pembuatan pusat data, antara lain yaitu:

  • Lokasi

Salah satu syarat wajib dalam pembuatan data center adalah menentukan lokasi yang tepat. Pilihlah lokasi yang aman dari banjir, longsor, dan gempa bumi serta tempat berbahaya lainnya yang dapat mengganggu pusat data. Selain itu, keamanan juga menjadi faktor yang wajib Anda perhatikan agar seluruh data yang tersimpan benar-benar aman. Serta pastikan Anda mendapatkan pasokan air yang mudah mengingat kebutuhan pendingin untuk data center sangat banyak.

  • Mudah Diakses
Baca Juga: Macam-macam Web Server Populer Serta Pengertiannya

Karena data center membutuhkan kecepatan dalam melakukan akses data, maka sangat penting untuk memperhatikan infrastruktur terkait jaringan internet fiber optik di wilayah tersebut. Sebab, hal ini akan langsung mempengaruhi pada kinerja serta keandalan pusat data yang Anda buat.

  • Fleksibilitas dan Skalabilitas

Syarat lain yang harus Anda perhatikan sebelum membuat data center adalah fleksibilitas dan skalabilitas tempatnya. Struktur desain yang efisien serta penggunaan perangkat berteknologi tinggi tentunya akan mendukung fleksibilitas dan skalabilitas data center Anda dengan tepat.

Perusahaan yang telah membuat Data Center di Indonesia

Indonesia mempunyai pangsa pasar online yang sangat besar, terutama di tingkat Asia. Hal ini mendorong beberapa perusahaan besar untuk menginvestasikan bisnis mereka dengan membangun sebuah pusat data di Indonesia. Beberapa perusahaan besar tersebut, antara lain yaitu:

1. Alibaba

Sebagai salah satu perusahaan e-commerce terbesar di dunia, tentunya membutuhkan pusat data yang cukup banyak. Melihat Indonesia mempunyai pangsa pasar yang menjanjikan serta tengah menggeliatnya bisnis online di Indonesia dan fasilitas yang memenuhi syarat untuk membuat pusat data, membuat Alibaba memutuskan untuk membuat data center di Indonesia yang diberi nama Alibaba Cloud.

Alibaba Cloud resmi dibangun pada tahun 2008 dan telah memiliki kurang lebih 2,3 juta pengguna yang berasal dari seluruh dunia. Beberapa produk yang ditawarkan oleh Alibaba Cloud, antara lain seperti elastic computing, layanan big data, jaringan, layanan database dan keamanan serta middleware yang berfungsi untuk melakukan analisis.

Saat ini, Alibaba telah memiliki dua pusat data yang berlokasi di Indonesia. Dan pada tahun ini direncanakan akan dibangun pusat data ketiga yang juga akan dibangun di Indonesia.

2. Google

Google merupakan salah satu mesin pencari terbesar di dunia. Melihat Indonesia merupakan pangsa pasar yang cukup besar di kawasan Asia, membuat mereka berpikir untuk membangun pusat data di Indonesia yang dinamakan Google Cloud dan berlokasi di Jakarta dan merupakan pusat data milik Google kedua yang berlokasi di Asia Tenggara.

Baca Juga: Contoh Web server yang Paling Banyak Digunakan

Beberapa layanan yang ditawarkan oleh Google, antara lain Cloud SQL, Cloud Bigtable, Cloud Storage, BigQuery, Compute Engine, hingga Google Kubernetes Engine. Saat ini Google telah memiliki pusat data di 24 wilayah dan 73 zona yang terdapat di 17 negara yang ada di seluruh dunia.

3. Amazon Web Service (AWS)

AWS telah memilih provinsi Jawa Barat sebagai lokasi pusat data mereka di Indonesia. Bahkan mereka telah berencana untuk membangun 3 pusat data lagi di Indonesia. Hal ini dikatakan langsung oleh Regional Managing Director, Public Sector Amazon Web Service, Peter Moore.

Dengan dibangunnya pusat data AWS di Indonesia, Peter berharap pengguna mampu memanfaatkan tingkat latensi dan konektivitas yang rendah sehingga produk lokal yang dipasarkan menjadi lebih beragam.

Jika Anda membutuhkan perusahaan layanan data cloud yang terbaik dan profesional, dapat mencarinya di website WDI. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

3 thoughts on “Data Center: Pengertian, Syarat dan Cara Membuatnya

  1. Pingback: clique pill
  2. Pingback: Highbay

Comments are closed.

Berita / Artikel lainnya