3 Skill yang Perlu Dipelajari untuk Menjadi Backend Developer

Backend developer mempunyai tanggung jawab untuk melakukan pengembangan website pada sisi server ( server side ) . Backend bekerja secara fokus pada sisi fungsionalitas dan cara kerja aplikasi. Pengembangan yang dilakukan oleh backend developer nantinya akan fokus pada tiga bagian penting yaitu server, aplikasi, dan database.

Secara garis besar, backend developer mempunyai tugas-tugas dasar mulai dari menulis kode di bagian back-end, menulis kode agar sistem dapat berinterkasi dengan database, serta memastikan bahwa kode yang mereka buat aman serta dapat berjalan dengan baik. Jika Anda tertarik untuk mendalami profesi ini, berikut beberapa skill yang akan Anda butuhkan untuk menjadi backend developer.

1. Bahasa pemrograman

Seorang backend developer harus menguasai setidaknya satu bahasa pemrograman. PHP, JavaScript, Python, dan Ruby merupakan beberapa contoh bahasa pemrograman yang dapat Anda gunakan. Anda tidak harus menguasai semua bahasa pemrograman tersebut. Sebagai langkah awal, Anda bisa memilih salah satu bahasa untuk Anda kuasai terlebih dahulu. Setelah itu, Anda dapat memilih framework yang sesuai dengan bahasa yang telah Anda kuasai. Sebagai contoh, jika Anda menguasai Python, maka frameworks yang dapat Anda pelajari adalah Flash,  Django, atau  framework berbasis Python lainnya. 

2. Penguasaan Database dan SQL

Backend developer juga memiliki tugas untuk menyuplai data untuk front end developer, sehingga penguasaan akan database juga sangat penting untuk dipelajari oleh backend developer. Jika website yang ingin Anda buat akan berisi berbagai informasi, maka data-data tersebut juga akan disimpan dalam database. Untuk mengelola database tersebut, maka Anda akan membutuhkan SQL. Bahasa SQL ini akan membantu memberikan instruksi khusus berbentuk query pada database Anda. 

3. API

Pengetahuan mengenai API atau Application Programming Interface juga penting untuk backend developer. API merupakan sekumpulan perintah, fungsi, dan protokol yang digunakan  ketika membangun perangkat lunak untuk sistem  operasi tertentu. Dengan memanfaatkan API, developer dapat menggunakan fungsi standar untuk berinterkasi dengan sistem operasi lain. 

Baca Juga: Tugas Web Developer yang Perlu Anda Ketahui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Seputar Web Developer

Technology Information

Apa Pengertian Breadcrumbs? Mengapa Penting untuk SEO ?

Baca
Software & Hardware

Mengetahui Apa Pengertian dan Fungsi Content Pruning

Baca