3 Teknik yang Dilakukan Password Hacker untuk Meretas Kata Sandi

3 Teknik yang Dilakukan Password Hacker untuk Meretas Kata Sandi

Mungkin Anda sudah mengetahui beberapa cara untuk menghindari serangan dari password hacker, seperti tidak menggunakan password yang mudah ditebak, tidak menggunakan password default, dan lain-lain.

Meskipun sistem sudah dilindungi oleh password yang kuat, namun hacker selalu mempunyai cara untuk masuk ke dalam jaringan dan mencuri data-data sensitif Anda. Berikut ini beberapa cara umum yang dilakukan oleh hacker untuk meretas password dari sebuah sistem.

1. Brute Force

Brute Force merupakan teknik paling sederhana untuk meretas password. Hacker akan mencoba berbagai kombinasi huruf, simbol, atau pun angka sampai peretas menemukan password yang sesuai. Hacker akan menggunakan suatu program komputer atau skrip untuk melakukan serangan ini.

Secara otomatis, program tersebut akan menebak kata sandi sampai menemukan kata sandi yang tepat. Jenis serangan ini dapat memakan waktu cukup lama tergantung dari seberapa kuat password yang digunakan oleh target sasaran.

Baca Juga: 5 Langkah Mencegah dan Menghindari Cyber Crime

2. Dictionary Attack

Dalam dictionary  attack, seorang hacker sudah memiliki kamus kata sandi yang berisi kemungkinan password yang digunakan oleh target sasaran. Dengan bantuan program atau skrip, hacker akan mencoba daftar password tersebut untuk masuk ke dalam sistem.

Untuk membantu mencegah serangan dictionary attack atau pun brute force, banyak sistem hanya mengizinkan pengguna melakukan kesalahan dalam memasukkan nama pengguna atau password sebanyak tiga atau empat kali.

Jika pengguna melebihi upaya yang diizinkan, maka sistem akan menguncinya secara permanen atau selama waktu yang ditentukan.

3.  Keylogger

Keylogger menyerang dengan cara yang berbeda dengan brute force atau pun dictionary attack. Jenis serangan keylogger memungkinkan peretas untuk dapat melacak dan merekam aktivitas keyboard pengguna di komputer.

Pada umumnya, komputer dapat terinfeksi keylogger ketika pengguna secara tidak sengaja mengunduh dan menginstal malware yang sudah dipasang oleh hacker. Untuk menghindari serangan ini, terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan seperti melakukan otentikasi 2 faktor atau memasang antivirus untuk mendeteksi malware.

Baca Juga: Penjelasan Backdoor Beserta Cara untuk Mengatasinya

Layanan WDI

Jika saat ini Anda sedang mencari perusahaan web dev di Indonesia, Anda dapat melihat daftar web developer yang telah kami sediakan. Kami juga menyediakan halaman karir, jika Anda ingin membuka lowongan pekerjaan untuk mendapatkan karyawan profesional di bidang teknologi informasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Seputar Web Developer

Tips & Tricks

3 Alasan Mengapa Perusahaan Anda Membutuhkan Jasa Cyber Security 

Baca
Tips & Tricks

7 Rekomendasi Aplikasi Chat Selain Whatsapp yang Bisa Anda Gunakan

Baca
Technology Information

Apa Pengertian Breadcrumbs? Mengapa Penting untuk SEO ?

Baca