5 Framework CSS Terbaik di Tahun 2020

5 Framework CSS Terbaik di Tahun 2020

CSS adalah bahasa Cascading Style Sheet dan digunakan untuk mengatur style halaman website termasuk design, layout, serta variasi tampilan untuk berbagai ukuran layar perangkat. Para web developer biasanya menghabisakn banyak waktu untuk membuat CSS yang menarik. Namun dengan adanya framework CSS, pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu yang cepat. 

Dengan menggunakan framework, developer akan mendapatkan basic structure dimana di dalamnya sudah terdapat grid, interactive UI patterns, web typography, tooltips, buttons, form elements, dan icons. Struktur inilah yang akan membantu web developer untuk mendesain website secara lebih efektif dan efisien.

Framework CSS Terbaik

1. Bootstrap

Bootstrap merupakan salah satu framework terpopuler. Dengan sistem gridnya, Bootstrap dapat digunakan untuk mengembangkan desain web responsif. Selain itu, framework ini juga menyediakan banyak library untuk pengembangan front end seperti website layouts, template, tema, admin panels, dan berbagai komponen UI. Bootstrap mudah untuk digunakan sehingga pemula bisa mempelajarinya dengan cepat.

2. Foundation

Di kalangan web developer, Foundation dan Bootsrap merupakan framework CSS yang paling banyak digunakan. Foundation memiliki performa yang baik, fleksibel, serta customizable. Sudah banyak perusahaan besar yang mengembangkan produk mereka menggunakan framework ini, seperti Facebook, eBay, Mozilla, Adobe, HP, Cisco, dan Disney. Sama seperti Bootstrap, Foundation juga membantu developer untuk mengembangkan web responsif untuk berbagai perangkat.

Baca Juga: 4 Framework Javascript Populer yang Sering Digunakan

3. Bulma

Bulma adalah framework CSS modern, bersifat open source, gratis digunakan, serta berdasarkan pada layout Flexbox. Framework ini juga menyediakan readable CSS class names  komponen yang siap digunakan untuk membangun interface yang mobile friendly. Bulma dikembangkan menggunakan CSS murni, jadi setiap Anda menggunakan framework ini, maka yang Anda butuhkan adalah file .css tanpa Javascript.

4. UI kit

UI kit adalah framework yang ringan. Anda dapat menggunakannya untuk membuat modular web interface yang sederhana dan bersih. Selain itu, dengan UI Kit Anda juga bisa membuat desain layout berbasis flexbox yang kompleks menggunakan HTML biasa. Meskipun UI Kit banyak dikenal sebagai framework yang minimalis, namun fitur yang ditawarkan cukup lengkap.

5. Semantic UI

Semantic UI adalah responsive front-end framework yang menggunakan human-friendly HTML sehinga Anda dapat membuat kode menggunakan bahasa alami. Dengan Semantic UI, Anda dapat membuat desain layout yang cantik dan responsif menggunakan lebih dari 3000 tema variabel dan 50 UI komponen yang disediakan di dalamnya. Selain itu, Semantic UI juga terintegrasi dengan third-party libraries, seperti React, Angular, Meteor, Ember, dan lain-lain.

Baca Juga: Pengertian dan Kelebihan CSS dalam Pembuatan Website

Dapatkan info lowongan kerja dan beragam informasi menarik lainnya di WDI.

Berita Seputar Web Developer

Tips & Tricks

7 Rekomendasi Aplikasi Chat Selain Whatsapp yang Bisa Anda Gunakan

Baca
Technology Information

5 Rekomendasi Website Builder Gratis Terbaik di Tahun 2020

Baca
Tips & Tricks

Mengenal Model Marketing AIDA: Apa Itu AIDA ?

Baca