5 Rahasia Video Marketing untuk Tingkatkan Penjualan

Video marketing mempunyai pengaruh yang sangat kuat dalam
memasarkan produk. Saat ini pelanggan jauh lebih tertarik untuk melihat content
dalam bentuk video yang interaktif. Para pebisnis pun juga mengakui bahwa video
marketing mampu meningkatkan brand awareness serta keuntungan yang jauh lebih
tinggi. Agar video yang Anda buat mampu menjadi media pemasaran yang
baik, Anda harus melakukan beberapa tricks berikut ini.

1. Buat content dalam bentuk cerita

Hindari pembuatan video yang secara
terang-terangan mempromosikan sebuah produk. 
Sebagai gantinya , Anda bisa membuat video marketing dalam bentuk
storytelling untuk menarik minat pelanggan. Anda dapat membuat sebuah cerita
dengan konflik, dan produk Anda sebagai solusinya.

2. Buat 10 detik pertama menjadi bagian yang menarik

Sebagian besar pelanggan akan menutup video marketing pada
10 detik pertama atau bahkan kurang. Oleh karena itu, Anda harus membuat 10
detik pertama video Anda semenarik mungkin agar memicu rasa ingin tahu
pelanggan.

3.Gunakan humor di dalam video

Pemasaran melalui video memungkinkan Anda untuk menggunakan
humor dalam memasarkan produk. Video yang memasukkan rasa humor juga
cenderung lebih mudah viral dibandingkan dengan video biasa karena dapat
menghibur calon pelanggan Anda.

Baca Juga: Perhatikan Hal Ini Untuk Keberhasilan Content Marketing

4. Optimasi SEO

Salah satu cara agar video Anda lebih mudah untuk ditemukan
adalah dengan optimasi SEO. Jika fokus utama Anda adalah pemasaran yang lebih
luas atau untuk meningkatkan brand awareness, maka Anda bisa memanfaatkan
platform terkenal seperti Youtube untuk menyebarluaskan video Anda. Untuk
optimasi SEO, Anda bisa melakukan riset keyword untuk mencari kata kunci yang
paling populer. Gunakan tags yang relevan serta tambahkan keyword di dalam
deskripsi serta judul video Anda.

5. Sertakan Call To Action

Sama seperti pemasaran yang dilakukan dalam bentuk tulisan,
Video yang Anda buat juga harus memuat Call To Action yang dapat mengajak calon
pelanggan untuk melakukan tindakan. 
Biasanya Call to Action akan ditempatkan di akhir video, namun Anda juga
bisa menempatkannya di tengah video ketika pelanggan Anda sedang terlibat
dengan cerita di dalam video Anda.

Baca Juga: 5 Jenis Pemasaran Digital Untuk Mengembangkan Bisnis

Layanan WDI

Jika saat ini Anda sedang membutuhkan bantuan dalam memasarkan
produk, Anda dapat mengunjungi daftar perusahaan terpercaya yang telah kami
sediakan. WDI memiliki daftar perusahaan dengan berbagai layanan seperti
digital marketing, photography / video creator, dan lain-lain. Gunakan layanan
yang kami sediakan untuk memaksimalkan bisnis Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Seputar Web Developer

Tips & Tricks

4 Langkah dan Tips untuk Menjadi Programer Dasar

Baca
Tips & Tricks

Mengenal 5 Teknik dan Macam-macam Angle Fotografi

Baca
Software & Hardware

Langkah-langkah dan Cara Mengatasi HP Bootloop pada Xiaomi

Baca