6 Jenis Web Application yang Perlu Anda Ketahui

Web Application atau sering disingkat menjadi web app, merupakan sebuah aplikasi yang dapat diakses serta dapat berjalan melalui web browser. Pengembangan aplikasi ini tidak terbatas hanya untuk perangkat smartphone saja. Web application juga dikembangkan agar bisa berjalan dengan baik untuk semua jenis perangkat serta semua jenis browser. Berdasarkan cara penyajian konten di dalamnya, web application dapat dikategorikan menjadi 6 jenis, yaitu :

1. Website statis

Website statis memiliki tampilan halaman yang sederhana. Biasanya website jenis ini dikembangkan menggunakan kode HTML dan CSS. Untuk memodifikasi konten di dalamnya, Anda membutuhkan bantuan dari pihak developer karena perubahan hanya dapat dilakukan menggunakan kode HTML.

Karena sifatnya yang tidak fleksibel serta keterbatasan konten, website jenis ini lebih sering digunakan untuk menampilkan company profile.

2. Website dinamis

Website dinamis merupakan website dengan isi konten yang dapat berubah-ubah setiap waktu. Website ini menggunakan basis data untuk memuat data dan isinya akan diperbarui setiap kali pengguna mengaksesnya. Twitter.com, Facebook.com, Kompas.com merupakan beberapa contoh dari jenis website ini. Secara general, website dinamis memiliki management panel ( CMS ) dimana administrator dapat memperbarui konten seperti text atau pun gambar.

3. Online store atau e-commerce

Jika website berbentuk toko online, maka website tersebut dapat dikategorikan sebagai website e-commerce. Proses pengembangan aplikasi website ini lebih kompleks karena membutuhkan fitur untuk melakukan pembayaran online seperti melalui kartu kredit atau dari Pay Pal. Developer website e-commerce juga harus menyediakan management panel yang dapat digunakan administrator untuk membuat daftar produk, memperbarui produk, serta mengelola pesanan dan pembayaran konsumen.

4. Web portal

Web portal merupakan website yang didesain untuk menyediakan konten berupa informasi atau berita dari berbagai sumber. Pada umumnya, website portal akan menyediakan beberapa section atau kategori konten di halaman beranda.

5. Web animasi

Website ini memungkinan pengembang untuk menyajikan konten dengan efek animasi. Tampilan halaman website juga terlihat lebih modern dan interaktif karena adanya efek animasi. 

6. Web dengan CMS

Website ini menyediakan CMS ( Content Management System ) untuk mengatur konten di dalamnya. CMS akan memudahkan administrator untuk mengubah atau mengelola konten website sendiri. Beberapa website yang menyediakan Content Management System adalah WordPress, Joomla, dan Drupal.

Baca Juga: Mobile Application VS Website Application. Apa saja perbedaannya ?

Layanan WDI

WDI menyediakan daftar perusahan web developer profesional di beberapa wilayah Indonesia. Jika saat ini Anda membutuhkan jasa pengembangan website terpercaya Anda dapat mengunjungi Daftar Web Developer yang telah kami sediakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Seputar Web Developer

Tips & Tricks

3 Alasan Mengapa Perusahaan Anda Membutuhkan Jasa Cyber Security 

Baca
Tips & Tricks

7 Rekomendasi Aplikasi Chat Selain Whatsapp yang Bisa Anda Gunakan

Baca
Technology Information

Apa Pengertian Breadcrumbs? Mengapa Penting untuk SEO ?

Baca