Cara Konfigurasi Web Server Debian 8 pada Virtualbox dengan Mudah

Cara Konfigurasi Web Server Debian 8 pada Virtualbox dengan Mudah

Web server merupakan software yang memiliki layanan berbasis data dan memiliki fungsi untuk menerima permintaan dari HTTP/HTTPS pada klien yang dikenal sebagai web browser seperti Google Chrome, Opera, dan lainnya untuk mengirimkan kembali hasil tersebut dalam bentuk halaman web atau dokumen HTML. Nah, berikut ini adalah cara konfigurasi web server Debian 8 melalui virtual box.

Dari beberapa contoh web server yang ada, Apache merupakan web server terpopuler dan banyak digunakan oleh pengguna. Apache memiliki berbagai dukungan seperti kontrol akses, SSL, dan PHP. Kontrol akses pada Apache sebagai modul dimana yang banyak digunakan yaitu modul Perl. Sedangkan fitur PHP merupakan program mirip Common Gateway Interface (CGI) untuk memproses teks.

Baca Juga: Contoh Web Server yang Paling Banyak Digunakan

Konfigurasi Web Server

Berikut merupakan cara mudah untuk melakukan konfigurasi web server pada linux Debian 8 dengan menggunakan virtualbox.

  • Langkah pertama yaitu menginstall aplikasi Apache2.
  • Perintahnya apt-get-install Apache2 lalu tekan Y.
  • Biasanya terdapat pada DVD Binary 1, insert DVD 1 pada CD-Rom.
  • Tekan Enter dan tunggu hingga selesai.

Setelah menginstal Apache2, lanjutkan ke tahap konfigurasi web server.

  • Masuk ke direktori sites-availabel pada Apache2.
  • Perintahnya: cd/etc/apache2/sites-available.
  • Di dalam direktori sites-available terdapat 2 file bernama 000-default.conf dan default-ssl.conf
  • Salin file 000-default.conf dan ubah menjadi nama sesuai dengan nama domain yang diinginkan, misal percobaan.conf
  • Perintahnya: cp 000-default.conf percobaan.conf
  • Setelah itu, edit dengan perintah pico percobaan.conf
  • Cari baris #ServerName dengan menekan tombol Ctrl+w lalu ketikan kata yang dicari.
  • Ganti dengan script seperti di bawah ini:

ServerName www.percobaan.com&lt

ServerAdmin [email protected]

DocumentRoot /home/web

  • Jika sudah, tekan Ctrl+X ketik Y kemudian Enter.
  • Pada bagian script DocumentRoot/home/web, Anda dapat menentukan dimana web akan di simpan.
  • Perintahnya: mkdir web /home
  • Selanjutnya edit file apache2.conf
  • Perintahnya: Pico/etc/apache2/apache2.conf
  • Carilah kalimat Require all denied kemudian ganti dengan Require all granted
  • Simpan jika sudah.
  • Ketik perintah a2dissite 000-default.conf untuk mendisable file 000-default.conf
  • Lanjutkan dengan mengetik perintah a2ensite percobaan.conf untuk mengaktifkan file percobaan.conf
  • Kemudian, muat satu file HTML untuk disimpan di direktori Home/Web
  • Ketikan script seperti dibawah ini:

<HTML>

<head><title>web server</tittle>

</head>

<body>

<h1><center>Selamat Web Server Telah Berhasil Dibuat</center> </h1>

</body>

</HTML>

  • Jika sudah, simpan dengan nama index.html pada direktori /home/web
  • Restart aplikasi dengan perintah service apache2 restart
  • Selesai.

Baca Juga: Macam-macam Web Server Populer Serta Pengertiannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Seputar Web Developer

Tips & Tricks

7 Rekomendasi Aplikasi Chat Selain Whatsapp yang Bisa Anda Gunakan

Baca
Technology Information

5 Rekomendasi Website Builder Gratis Terbaik di Tahun 2020

Baca
Tips & Tricks

Mengenal Model Marketing AIDA: Apa Itu AIDA ?

Baca