Cara Mengatasi HTTP Error 500

Mungkin Anda pernah atau bahkan sering membuka tampilan website dan hanya mendapatkan respon berupa 500 Internal Server Error. Kondisi error dengan kode 500 merupakan respon yang diberikan karena adanya kesalahan pada website server namun server tidak dapat memberikan informasi spesifik  mengenai penyebab kesalahan tersebut. Biasanya kondisi ini muncul ketika web browser Anda sudah meminta data kepada server hosting namun server hosting tidak dapat memberikan respon kembali. Error 500 juga dapat terjadi karena masalah di bagian server seperti karena file yang corrupt atau pengaturan yang salah pada file .htaccess di hosting. Berikut beberapa solusi yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi error 500.

1. Reload halaman website

Cara paling mudah yang bisa Anda coba pertama kali adalah dengan memuat ulang atau reload halaman web yang sedang Anda buka. Terkadang kondisi error ini menjadi masalah sementara pada web karena server yang mengalami overload. Jika respon eror muncul, Anda dapat menunggu beberapa menit dan mencoba merefresh kembali halaman tersebut. 

2. Menghapus Cache Browser

Jika error masih muncul, Anda dapat mencoba menghapus cache dalam browser Anda. Cache yang bermasalah di halaman web yang pernah Anda lihat juga dapat menyebabkan error .

3. Cek file .htaccess

Karena sebagian besar penyebab error terdapat pada file .htaccess maka sebaiknya Anda juga melakukan pengecekan apakah terdapat file .htaccess yang rusak atau ter-corrupt.  Mungkin Anda juga telah menambahkan konfigurasi tambahan ke dalam file .htaccess, oleh karena itu Anda harus mengecek kembali konfigurasi yang telah Anda lakukan untuk memastikan bahwa tidak ada error yang ditimbulkan. Untuk memastikan apakah ada masalah di .htaccess, Anda bisa menghapus atau mengubah nama file .htaccess . Namun sebelum melakukannya Anda harus melakukan backup file .htaccess terlebih dahulu.

4. Mengubah PHP Version

Beberapa plugins WordPress memerlukan persyaratan PHP version yang spesifik. Pemberitahuan error 500  juga dapat muncul jika persyaratan tersebut tidak terpenuhi. Oleh karena itu, Anda dapat mengubah PHP version untk mengetahui apakah kesalahan terjadi karena PHP version yang Anda gunakan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Seputar Web Developer

Tips & Tricks

7 Rekomendasi Aplikasi Chat Selain Whatsapp yang Bisa Anda Gunakan

Baca
Technology Information

Apa Pengertian Breadcrumbs? Mengapa Penting untuk SEO ?

Baca