Fungsi dari Localhost Serta Bagaimana Cara Menggunakannya

Fungsi dari Localhost Serta Bagaimana Cara Menggunakannya

Jika Anda memiliki niat untuk membangun sebuah website, Anda mungkin pernah mendengar istilah localhost. Siapapun yang memiliki minat atau latar belakang dalam jaringan akan merasa hal ini merupakan bagian yang penting untuk mempelajari dan memahami terminologi computer yang berafiliasi dengan bidang tersebut.

Localhost atau yang biasanya disebut sebagai alamat loopback (Loopback Adress) digunakan untuk membuat koneksi IP atau panggilan ke komputer ataupun ke mesin Anda sendiri.

Apa Itu Aplikasi Server Localhost?

Tidak lepas dari pemrograman website dimana computer Anda disebut dengan localhost. Anda harus mengingat server Web hosting merupakan perangkat pada komputer. Komputer dapat digunakan dalam penyimpanan serta menjalankan website dengan sebuah aplikasi server local.

Tetapi, situs web tersebut tidak dapat diakses siapapun dengan jaringan internet. Cara yang dapat dilakukan dengan mengetik http://localhost pada web browser komputer yang dimana letak tempat penyimpanan data situs tersebut.

Baca Juga: Fitur-fitur yang Terdapat Pada Control Panel Hosting

Fungsi Server Localhost

1. Cek Kondisi dari Koneksi Internet

Localhost dapat digunakan dalam hal memeriksa bagaimana koneksi internet Anda. Anda cukup membuka CmD (Command Prompt) atau Windows maupun Terminal (MacOs), ketik “ping localhost” maupun “ping 127.0.0.1” lalu tekan tombol enter dan lihat hasilnya.

2. Memblokir Akses Situs Tertentu

Apabila anda sudah mengenal aplikasi server localhost tetapi belum mengetahui lebih lengkap akses ke sebuah website. Maka hal yang akan terjadi adalah Domain Name Server (DNS) akan memberikan IP address pada alamat situs yang dimasukkan ke dalam address bar browser Anda.

Untuk kemudahan proses tersebut, computer akan melakukan penyimpanan pada setiap alamt situs yang sudah di akses beserta IP address sebelumnya menjadi sebuah file pada pengaturan dengan nama “hosts file”.

3. Uji Coba Situs dan Aplikasi Web Online

Fungsi utama server ini yaitu dapat melakukan akses situs yang telah dijalankan pada komputer Anda. Hal tersebut berguna untuk seorang developer website. Menggunakan server ini dapat memastikan situs maupun aplikasi di web yang dibuat dapat bekerja dengan maksimal sebelum mengunggahnya di server online.

Localhost tidak dapat menjalankan berbagai situs tanpa menggunakan aplikasi pada web server seperti, Apache dan NginX. Hal tersebut juga berlaku kepada server lokasi maupun computer pribadi yang sudah dijalankan pada sebuah server.

Baca Juga: Peran dan Fungsi Web Server dalam Sebuah Website

Berikut merupakan beberapa aplikasi server localhost yang dapat dipilih dalam membuat server local.

1. WampServer

WampServer dapat digunakan dalam pemasangan sebuah Apache, HPH dan MySQL pada server lokal. WampServer dapat diunduh serta digunakan secara gratis. Tetapi, WampServer hanya tersedia untuk computer yang menggunakan system operasi Windows.

Cara sederhana untuk menggunakan WampServer yaitu:

  • Unduh dan install WampServer pada computer Anda.
  • Buatlah database pada WordPress.
  • Install pada WordPress Windows.

2. XAMPP

Aplikasi ini dapat digunakan secara umum. Jenis ini merupakan derivasi daripada apache yang telah menggunakan MariaDB pada database-nya, PHP serta perl digunakan untuk Bahasa pemograman. Anda dapat memasang aplikasi ini pada Windows, MacOs X, dan Linux.

Panduan penggunaan aplikasi ini sebagai berikut:

  • Membuat Database MySQL.
  • Lakukan pengunduhan di WordPress.
  • Lakukan instalasi WordPress.

3. AMPPS

Aplikasi ini sifatnya open-source sama seperti XAMPP, yaitu dapat digunakan pada Windows, MacOs X, dan Linux. Anda dapat mencari dan menemukan MySQL, Apache, PHP, MongoDB, Python, Softaculous Installer, dan Perl didalam aplikasi ini. Semua memiliki fitur yang di dapat digunakan untuk instalasi softaculous, sehingga memungkinkan Anda dapat memasangkan tidak hanya satu aplikasi pada situs web. Tetapi, softculous memerlukan berbagai koneksi internet agar dapat melakukannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Seputar Web Developer

Technology Information

Apa Pengertian Breadcrumbs? Mengapa Penting untuk SEO ?

Baca
Technology Information

Metode E-Learning untuk Belajar Bahasa Jepang Dasar 

Baca
Technology Information

Mengetahui Apa Perbedaan Google Indexing dan Crawling

Baca
Software & Hardware

Pengertian dan Tipe-tipe Sistem Keamanan Jaringan

Baca