Rekomendasi CSS Framework yang Dapat Anda Gunakan

Rekomendasi CSS Framework yang Dapat Anda Gunakan

Jika saat ini Anda sedang mencari rekomendasi CSS framework terbaik, artikel ini dapat membantu Anda. Kami telah merangkum 4 CSS framework yang dapat Anda gunakan. CSS framework menyediakan struktur dasar untuk mengatasi masalah umum yang terdapat pada front end development.

Saat ini banyak pilihan CSS framework yang bisa digunakan untuk memudahkan pekerjaan Anda. Berikut beberapa rekomendasi dari kami.

Rekomendasi CSS Framework

1. Bootstrap

Salah satu CSS framework populer yang dapat Anda gunakan adalah Bootstrap. Bootstrap merupakan framework yang dikembangkan untuk
membantu proses pembuatan website dan web aplikasi yang dinamis. Hampir semua browser kompatibel dengan Bootstrap, baik itu Internet Explorer, Google Chrome, Opera, Firefox, atau pun Safari. Bootstrap dapat Anda gunakan untuk mengembangkan situs web responsive yang dapat menyesuaikan tata letak halaman sesuai dengan perangkat yang digunakan oleh pengguna. Bootstrap juga mudah digunakan, siapapun yang memiliki pengetahuan tentang HTML dan CSS dapat menggunakannya.

2. Foundation

Foundation merupakan salah satu framework canggih yang dibuat oleh perusahaan web desain bernama Zurb. Framework ini banyak digunakan
untuk mengembangkan website gesit dan responsive. Banyak perusahaan besar yang mengembangkan situs web mereka menggunakan Foundation. Beberapa perusahaan tersebut seperti FaceBook, eBay, Mozilla, Adobe, hp, Cisco, dan lain-lain. Foundation mudah dibaca, fleksibel, semantik, dan customizable. Framework ini sebenarnya cukup kompleks, mungkin pemula akan kesulitan untuk menggunakannya.


Sumber :  unsplash.com

Baca Juga: Apa itu Web Framework ?

3. Bulma

Bulma merupakan CSS framework open source berbasis Flexbox dan dibangun menggunakan Sass. Saat ini sudah banyak developer yang
menggunakan CSS framework ini. Bulma dibangun menggunakan pendekatan mobile-first sehingga setiap elemen dioptimalkan untuk pembacaan vertikal. File CSS dari framework ini sangat ringan dan mudah dikustomisasi. Bulma juga mudah dioperasikan, jika Anda seorang pemula maka Anda dapat belajar dengan cepat menggunakan framework ini.

4. Semantic UI

Semantic UI adalah framework pengembangan front-end modern yang didukung oleh LESS dan jQuery. Menurut situs web Semantic UI, framework ini digunakan untuk menciptakan tata letak yang indah dan responsif menggunakan HTML. Semantic UI menjadi salah satu framework yang populer karena kesederhanannya. Selain itu, Semantic UI juga dikemas dengan lebih dari 20 tema dengan beragam file JS, CSS, dan font.

Baca Juga: Pengertian dan Kelebihan CSS dalam Pembuatan Website

Layanan WDI

WDI atau Web Developer Indonesia menyediakan daftar developer di Indonesia. Kami memiliki daftar developer dengan berbagai fokus layanan seperti web development, web design, mobile app development, PWA
development dan masih banyak lagi. Silakan kunjungi daftar developer kami untuk menemukan layanan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Info Lowongan WDI

WDI juga menyediakan daftar lowongan pekerjaan di berbagai wilayah di Indonesia. Saat ini, PT Logique Digital Indonesia membuka lowongan pekerjaan untuk beberapa posisi, seperti Front End Developer, LeadConsultant, Web Developerdan Mobile App Developer. Jika Anda ingin mengembangkan karir di perusahaan IT, Anda dapat melamar posisi yang sedang dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Seputar Web Developer

Tips & Tricks

4 Langkah dan Tips untuk Menjadi Programer Dasar

Baca
Tips & Tricks

Mengenal 5 Teknik dan Macam-macam Angle Fotografi

Baca
Software & Hardware

Langkah-langkah dan Cara Mengatasi HP Bootloop pada Xiaomi

Baca