Tips Menggunakan Artificial Light untuk Food Photography

Tips Menggunakan Artificial Light untuk Food Photography

Artificial light atau cahaya buatan merupakan cahaya yang sengaja dibuat oleh manusia untuk keperluan fotografi. Ketika memotret menggunakan cahaya buatan, Anda bisa memiliki kendali terhadap cahaya tersebut. Meskipun demikian, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, agar hasil bidikan Anda sesuai dengan harapan. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan.

1. Pelajari cara set-up artificial light

Perlu Anda ketahui, tidak semua cahaya buatan diciptakan dengan cara yang sama. Penggunaan unit lighting yang berbeda akan menghasilkan cahaya yang berbeda juga. Menggunakan trik ini  lebih dari sekedar
menyalakan unit lighting di dalam ruangan. Pelajari lebih dalam cara menggunakan reflector, background, diffuser, dan tools lain yang dapat
digunakan untuk mengontrol dan memanipulasi cahaya.

2. Manfaatkan warna putih

Jika Anda masih pemula dalam menggunakan trik ini, Anda dapat menggunakan benda-benda berwarna putih seperti piring putih, backdrop berwarna putih, meja putih, dan lain-lain. Anda memiliki kontrol yang
lebih baik ketika menggunakan benda-benda berwarna putih. Selain itu warna putih juga dapat membantu memantulkan cahaya dengan baik.

Ketika memotret dengan cahaya buatan, bayangan dan cahaya yang kasar sering menjadi masalah utama. Warna putih inilah yang akan membantu Anda Untuk mengatasinya, berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

Sumber:
https://wholelifestylenutrition.com

  •          Letakkan lighting unit tepat di atas meja
  •           Letakkan t-shirt bewarna putih di atas cahaya untuk menyebarkan cahaya
  •           Letakkan makanan Anda di atas meja putih
  •           Gunakan bounce board bewarna putih
  •           Gunakan backdrop bewarna putih
  •           Gunakan piring bewarna putih. Tidak masalah jika Anda ingin menggunakan serbet atau kain bercorak di bawah piring putih.
  •          Pastikan lampu yang Anda nyalakan hanya berasal dari unit artificial light yang Anda gunakan. Bahkan akan lebih baik jika Anda mengambil gambar di ruang yang gelap.

3. Gunakan mode manual

Karena Anda memiliki lebih banyak kontrol terhadap cahaya buatan, sebaiknya Anda mengambil gambar menggunakan mode manual. Dengan mode ini, Anda dapat mengatur kamera untuk mengambil gambar sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Untuk menghasilkan gambar yang optimal, pelajari aperture kamera, shutter speed, ISO, dan white balance.

Layanan WDI

Web Developer Indonesia menyediakan daftar perusahaan yang menyediakan jasa photography dan video creator. Jika Anda membutuhkan bantuan untuk membuat konten berupa foto produk atau layanan untuk website, Anda dapat menggunakan jasa fotografer dari daftar perusahaan yang sudah kami sediakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Seputar Web Developer

Tips & Tricks

3 Alasan Mengapa Perusahaan Anda Membutuhkan Jasa Cyber Security 

Baca
Tips & Tricks

7 Rekomendasi Aplikasi Chat Selain Whatsapp yang Bisa Anda Gunakan

Baca
Technology Information

Apa Pengertian Breadcrumbs? Mengapa Penting untuk SEO ?

Baca