WDI Wiki | WDI

AF (Autofocus)

Autofocus ( AF ) merupakan mode atau fungsi yang terdapat dalam kamera untuk membuat fokus pada objek secara otomatis. Tanpa autofocus ini, Anda harus mengatur kamera secara manual (MF). Autofocus adalah kondisi dimana ketika kamera yang anda gunakan mampu menangkap sebuah objek dengan lebih tajam. Sementara, bagian yang kabur biasanya disebut dengan out of focus. Perbedaan ketajaman antara kedua objek tersebut dapat membantu Anda untuk menghasilkan pusat daya tarik (Point of Interest) pada sebuah gambar.


Fokus biasanya terjadi saat sebuah lensa memproyeksikan bayangan tepat pada bidang sensor pengaturan fokus sendiri yang dapat Anda lakukan dalam mode manual ataupun mode otomatis. Sedangkan Autofocus sendiri karena adanya pengaturan standar yang terdapat pada sistem elektro matik pada sebuah kamera.


Sebagian besar kamera digital pada umumnya mempunyai fungsi ini. Terdapat berbagai metode AF yang perlu Anda ketahui, namun metode-metode tersebut tentunya berbeda-beda tergantung pada model kamera yang Anda gunakan. Berikut beberapa mode AF yang umumnya terdapat pada kamera DSLR Canon dan Nikon :

    1. AF-S ( Single-shot AF) atau One Shoot

Autofocus yang bekerja ketika tombol shutter setengah ditekan. Mode ini cocok digunakan untuk fotografer yang ingin mengambil objek gambar yang tidak bergerak atau diam.

    2. AF-C ( Continuous AF ) atau Al Servo AF  

Autofocus yang terus bekerja dan menyesuaiakan fokus saat tombol shutter sedang setengah ditekan dan ditahan. Mode ini bisa Anda gunakan untuk mempertahankan fokus pada objek yang bergerak seperti pengambilan gambar untuk pacuan kuda, kereta api, dan lain-lain.

    3. AF - A ( Automatic AF ) atau Al Focus

Mode ini hanya tersedia di kamera A-mount. Mode ini bisa mengenali apakah gambar yang diambil adalah objek yang bergerak atau tidak. Anda bisa mengandalakan mode ini untuk mengambil gambar yang pergerakannya tidak dapat diprediksi.


Cara kerja kamera sama seperti bola mata kita. Autofocus sendiri dapat meningkatkan kualitas foto lebih baik jika menggunakan kamera bertipe fixed-focus yang mampu menangkap gambar pada jarak yang lebih dekat (makro) yang mampu menyesuaikan antara kontras dan kondisi pencahayaan yang ada disekitarnya.