WDI Wiki | WDI

A/B Testing

Merupakan pengujian dua atau lebih pilihan di media untuk mengukur perbedaan statistik dalam pengaruhnya masing-masing. Sebagai contoh, Anda dapat mengubah isi dari text box di dalam sebuah website, mengganti gambar dalam website atau bahkan memotong sebuah halaman menjadi setengahnya.


Variasi desain tersebut digunakan untuk melihat apakah setiap perubahan desain yang dilakukan membawa peningkatan (atau pengurangan) terhadap suatu conversion rate (seperti perubahan pada jumlah signup, pembelian dan lain-lain).


Tidak peduli berapa banyak waktu yang telah anda gunakan untuk membuat sebuah website karena A/B testing ini sangat penting untuk pembuatan website dan iterasi pertama tidak akan memiliki kinerja sebaik iterasi yang telah melalui beberapa tes A/B. Apabila anda menjalankan A/B testing dengan baik dan benar, upaya ini akan secara signifikan meningkatkan conversion rate pada website anda secara otomatis, ini adalah cara termudah dan termurah untuk meningkatkan standar dari website  yang anda miliki.


Terdapat tiga tool A/B testing yang secara umum digunakan, yaitu Optimizely, VWO dan Google Optimize. Untuk tool Google Optimize ini sendiri gratis serta memiliki fitur penuh dan terhubungkan dengan Google Analytics, sangat direkomendasikan untuk menggunakan tool Google Optimize jika anda ingin membuat website yang dibuat menjadi lebih bagus lagi.


Anda dapat mengumpulkan ide untuk melakukan A/B testing melalui sumber terpercaya seperti, staff support dan sales karena merekalah garda terdepan dari perusahaan dalam menghadapi konsumen dan sudah dapat dipastikan bahwa mereka memiliki berbagai gagasan menarik dari para pengunjung tentang apa yang ingin mereka lihat pada website yang anda buat.


Selain staf support dan sales terdapat 3 sumber terpercaya lainnya yang dapat dijadikan sebagai sumber ide untuk pembuatan website. Sumber terpercaya lainnya adalah survei pengguna, iklan terbaik, dan hasil pada A/B testing sebelumnya, untuk survei pengguna anda dapat melakukan survei langsung kepada para pengguna atau bertanya langsung kepada mereka dan  perlu diketahui bahwa terkadang ada pengguna yang bahkan tidak tahu apa yang mereka inginkan, atau mungkin mereka tidak dapat menyampaikannya. Jangan takut untuk melihat jawaban yang mereka berikan karena dengan semua itu dapat membuat website yang anda buat menjadi lebih baik lagi dan informasi yang diberikan dapat berguna untuk semua orang.


Untuk iklan yang terbaik anda dapat melakukan pengujian A/B pada iklan yang anda pasang untuk menemukan copy yang paling menarik pengguna. Sumber terbaik terakhir adalah hasil A/B testing sebelumnya dapat dijadikan sebagai koreksian anda dalam membuat pengujian berikutnya.


Mengenai variasi yang telah dijelaskan diatas, terdapat 2 jenis variasi pada desain landing page, yaitu variasi mikro dan variasi makro. Untuk variasi mikro adalah penyesuaian terhadap copy, elemen kreatif, dan struktur halaman, sedangkan variasi makro adalah restrukrisasi besar atau bahkan membuat ulang halaman yang telah anda buat sebelumnya.

Ketika anda berhasil menemukan variasi yang dapat meningkatkan pendapatan, cobalah untuk mengidentifikasi mengapa variasi itu dapat bekerja.