WDI Wiki | WDI

Advocacy Marketing

Advocacy marketing merupakan metode pemasaran yang memanfaatkan pendukung merek (brand) sebagai aset untuk mendorong pembelian dari pembeli lama kepada pembeli potensial yang baru. Pemasaran ini dilakukan dengan cara membuat para pelanggan lama dengan senang hati bercerita kepada rekan-rekannya tentang suatu produk atau jasa sebuah perusahaan. 


Advocacy marketing ini sangat penting dan dikenal sangat efektif untuk pemasaran suatu produk. Hal ini terjadi karena para calon pelanggan cenderung lebih percaya terhadap informasi yang disampaikan oleh orang yang sudah mereka kenal daripada informasi yang mereka dapat dari iklan biasa. Selain itu, strategi ini akan memanfaatkan orang-orang terdekat di lingkungan Anda untuk memasarkan produk Anda. 


Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, 92% konsumen lebih mempercayai referensi yang berasal dari orang yang mereka kenal. Sebagai contoh, ketika seseorang bertanya kepada seorang teman mengenai pengalaman mereka dengan suatu produk atau perusahaan tertentu, maka umpan baliknya dapat secara signifikan lebih berdampak daripada yang bisa dicapai melalui pemasaran biasa.


Advocacy Marketing sendiri merupakan metode pemasaran yang paling efektif dan terjangkau untuk mendapatkan pelanggan baru karena hanya perlu memanfaatkan investasi sebelumnya di dalam produk serta layanan pelanggan. Pada umumnya para pelanggan yang merasa puas terhadap produk yang mereka coba, akan senang berbicara mengenai produk tersebut tanpa harus diminta untuk melakukannya. Kegiatan tersebut akhirnya  mampu mempengaruhi atau mengarahkan pelanggan baru tanpa harus mengeluarkan biaya sama sekali.


Agar metode ini dapat berjalan dengan baik, para pebisnis juga harus merencanakan strategi untuk menarik para brand advocates. Karena, brand advocate inilah yang akan menjadi pemasar yang paling hebat dalam sebuah perusahaan. Pebisnis selain harus menjual produk yang unik atau menarik, mereka juga harus konsiten dengan pelayanan yang terbaiknya.


Saat ini, kegiatan pemasaran ini lebih banyak dilakukan melalui media digital karena mampu terhubung dengan banyak orang. Kegiatan advocacy marketing ini juga sangat terbantu sejak hadirnya media sosial. Para advocate ini akan menyebarluaskan pengalaman mereka sebagai pelanggan melalui media sosial yang mereka punya.