WDI Wiki | WDI

Augmented Reality (AR)

Integrase lingkungan fisik (dunia nyata) dan dunia digital untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara waktu sebenarnya (real time). Teknologi ini akan menggabungkan benda maya atau virtual baik 2 dimensi atau 3 dimensi ke dalam sebuah lingkungan yang nyata / sebenarnya, kemudian teknologi ini akan memproyeksikan benda-benda virtual tersebut dalam waktu yang nyata. 

Augmented Reality ( AR ) ini berbeda dengan Virtual Reality ( VR ) . VR bekerja dengan cara menghilangkan kontak dunia nyata dan menciptkan dunia baru secara virtual, sedangkan AR justru akan memperkaya dunia nyata dengan benda-benda virtual / khayalan. 

Teknologi AR akan menyisipkan suatu informasi atau konten tertentu ke dalam dunia maya dan menampilkanya di dunia nyata dengan bantuan perlengkapan seperti webcam, komputer, kamera android, atau melalui kacamata khusus. Hal ini terjadi karena mata telanjang tidak bisa melihat objek virtual tersebut secara langsung , sehingga dibutuhkan sebuah tools berupa komputer atau kamera untuk membantu mengidentifikasikannya. 

Perangkat hardware yang dibutuhkan untuk pembuatan AR adalah komputer atau laptop, keyboard, mouse dan monitor. Sedangkan untuk perangkat software yang dibutuhkan seperti ArToolkit dan Blender. Selain itu juga membutuhkan marker., yaitu pola yang dibuat dalam bentuk gambar yang telah dicetak dengan printer yang dapat dikenali oleh kamera. Metode yang dikembangkan dalam AR saat ini mempunyai beberapa jenis pemakaian marker, yaitu :

    • 1. Marker Augmented Reality

    Biasanya merupakan ilustrasi hitam dan putih berbentuk persegi dan batasan hitam tebal dengan latar belakang putih. Komputer akan mengenali posisi serta orientasi marker dan akan menciptakan dunia virtual berbentuk 3D yaitu titik ( 0,0,0 ) dan juga tiga sumbu yaitu X,Y,Z.

    • 2. Markerless Augmented Reality

    Dengan metode ini, pengguna tidak perlu lagi menggunakan sebuah marker untuk menampilkan elemen digital. Perusahaan seperti Total Immersion dan Qualcomm telah membuat berbagai macam teknik markerless tracking, seperti Face Tracking, 3D Object Tracking, dan Motion Tracking.  

    Augmented AR sering diaplikasikan dalam bentuk game, salah satu game AR yang sempat populer adalah Pokemon GO. Namun saat ini AR dapat diaplikaskan dalam berbagai bidang seperti bidang arsitektur, edukasi, pemasaran, dan lain-lain.